Kamis, 05 April 2012

Haifa Sudah 21 Bulaaaan

Assalamu'alaikum,fans.. *plak*
Haifa sudah 21 bulan...fyuh, 3 bulan lagi pas 2 taon. Apa saja ketrampilan yang sudah dikuasai? banyak,mulai dari naik ke meja sampai membenamkan mikser ke dalam adonan kue :p Ya, so far normal-normal saja,sih. Cuman demen ngomel, nih niruin emaknya *tutup muka pake panci* Ya ampun, ya maklum emak-emak tuh kayaknya digariskan cerewet dan sekian jam dalam sehari dikhususkan untuk ngomel.Kalo gak gitu kayaknya bukan emak-emak normal. Begitu saja, aku dikatakan diam oleh tetangga sebelah. Hehe..jadi tuh ibu sebelah kemarin main ke rumah. Dia bilang, "kayaknya aku aja ya yg suka ngomel,habisnya anak-anak bla bla...Budhe Danu mah gak ada suaranya.." Dalam ati,masya Allah...Mungkin Allah tutupi suaraku agar gak terdengar sampai ke tetangga karena sesungguhnya jarang dalam sehari tuh aku gak bersuara keras,minimal manggil Danu yg kabur-kaburan dari rumah. Ya, pada akhirnya masalah mengerucut bahwa jadi emak yang baik itu susaaaahhh bener. Ya minimal aku diingatkan ketika salah dalam mendidik. Halah kok malah jadi tempat curcol emaknya gini. Intinya,sih aku sayang Haifa dan Danu. I do my best for them deh walopun kadang suka galak.Tapi yang pasti mereka tau aku sayang mereka.

Lagi mau nyoba toilet training,nih tapi mau pake training pant. Kalo tanpa training pant, haduh mesti berapa kali ngepel. Ngepel ompol kan gak cukup sekali. Belum lagi kalo pipis di sprei, kursi,dan lainnya. Bukannya emak males tapi air kencing,kan najis gitu lho. Tapi kalo gak toilet training ya kapan mandirinya.Maka solusi yang akan kupakai ya itu pakai toilet training. Tapi bagaimana membelinya, untuk makan aja susah *halah*. Semoga ni minggu jadi pesan, aku kan udeh dapet uang buku. *padahal udeh dipake ayah buat bayar rumah* :P

Haifa sudah kukenalkan angka, huruf, dan warna tapi asal mengenalkan, gak mengharuskan bahwa setelah dikenalkan harus hafal saat itu juga. Selama terus menerus dikenalkan lama-lama, juga bisa. Tiap bayi mempunyai cara alami untuk belajar. Kalau ditanya soal warna, kadang bisa kadang enggak. Begitu juga ketika ditanya tentang huruf dan angka.

Fisikly, Haifa makin montok and kenyal. Maklum anak ASI gitu. Haifa termasuk bayi yang tahan banting, kuat, dan bertenaga. *halah* Bagaimana tidak, sejak usia setahun lebih diajak mudik ke kediri dan solo pake mobil gak rewel, gak sakit, sehat wal afiat, 3 hari, 3 malem perjalanan darat lho. Alhamdulillah. Nha kalo ini, niru bakat emaknya heueheue. Dan yang pasti pecicilan bin petakilan. No words can describe deh untuk soal pecicilan dan petakilan ini, apalagi dia kan anak cewek. Ya, kata orang buah gak jatuh jauh dari pohonnya hohoho. Aku suka dengan nalarnya yang sudah 'jalan'. Ketika ia ingin menggapai tempat yang tinggi, ia mencari cara dan taraaa...ia menemukan benda-benda untuk ia naikin dan sampailah ia di tempat yang tinggi itu. Apa saja yang dilakukan Danu pasti ditirunya. Danu berputar, ia ikut. Danu jungkir balik, ia ikut. Apa saja,deh sampai makan aja ngikutin Danu.Daaaan rambut kriwilnya kian menjadi. Kalau dikeramasin,sih keliatan rambutnya panjang tapi kalau kering langsung berubah jadi spiral tapi lucu,lho. Giginya sudah buanyak, taringnya sudah numbuh,hampir sejajar dengan gigi lain.

Hasil observasiku,Haifa itu anak yang mandiri. Seingetku sejak bisa berjalan ia sudah enggak disuapi. Maunya makan sendiri dan ambil piring ke dapur sendiri. Kalau lapar dia bilang, "Lapel" sambil ambil piring trus ambil nasi sendiri. Ambil lauk di meja juga udeh pinter apalgi kalau goreng lele, bolak balik ke meja melulu' hehe. Apalgi sekarang, kalau aku nyoba nyuapin, dia langsung melengos. Maunya makan sendiri. Kalau mandi juga maunya lepas baju sendiri. Sudah mahir pakai sandal dan sepatu meskipun kadang terbalik,kanan dipakai kiri, kiri dipakai kanan.

Jeleknya ya itu, kalo udeh maunya ya harus , trus gak sabaran , and suka ngomel meskipun kata-katanya gak jelas. *emaknya benget juga*

Apalgi,ya? sudah ya.Emaknya mau kerja, mau nulis hehe..Doain ya semoga Haifa jadi anak sholehah. Doain juga buat Mas Danu biar tambah sayang adik Haifa, jadi anak sholeh. Aamiin.

Kamis, 22 September 2011

Haifa Kriwil, Sudah bisa Jalan and soon

Hai hai...
Ketemu lagi,nih. Lama gak apdet. Heuh, emaknya sok sibuk jadi gak sempet apdet blognya Haifa,nih. Tapi sekarang disempetin,deh.
Em, bagaimana Haifa? wah dia sudah besar,lho. Sudah 14 bulan. Sudah bisa jalan? sudah dooong, alhamdulillah. O iya sebelumnya mau ngasih tau, Haifa kalah di final lomba balita sehat. Masuk 10 besar ajah enggak huhuhu. Emaknya yang sedih. Terus, Haifa sempet hendak di ct scan tapi gak jadi krn kepalanya sudah baik kembali dan tidak ada ciri-ciri yang harus dicurigai. Lanjut,deh yang tadi, gigi Haifa sudah berapa? sudah 6! Perbijinya harga berapa? hehe. Ketrampilannya apa aja? banyak,deh. Nyapu, masak, nyuci,nyetrika, halah itu mah emaknya. Dia sudah bisa berkata ayah, jatoh, eek, mam,dan sudah bisa melakukan perintah-perintah yang enggak cukup sederhana. Misalnya ketika dia sedang makan rengginang, aku bilang (untuk ngajarin dia berbagi), "Haifa ,tante dibagi. Hayo tante diambilin satu.!" Dia ambil sekeping rengginang lalu berjalan ke arah tantenya dan disuapilah itu si tante yang sedang nyetrika. Atau, "Haifa, botol minum kamu di mana? nyo nyo nyo! ,kata dia sambil nunjuk ke kolong kulkas. Aku nengok ke kolong dan memang ada botolnya di situ. Kebiasaan jeleknya, (seperti pada umumnya anak-anak usia todler) melempar-lempar barang termasuk botol minuman atau mangkuk makanannya yang sudah habis isinya jadi, habis manis sepah dibuang gitu,deh.

Selain itu sudah bisa nunjuk, misalnya "hidung mana?" dia nunjuk ke mulut. Telinga? nunjuk ke mulut juga hahaha. Tapi kalo aku bilang, kalo bau gimana?" dia langsung nutup mulut dan sebagian hidup dengan tangannya. Ngocehnya lancar jaya. Asalkan tetap di bawah pengasuhanku dipastikan urusan ngoceh lancar,deh. Kecuali sehari-hari ma ayahnya, insya Allah bakal pendiem, gak ngomong-ngomong :p

Tapi dia suka banget iseng, suka berantem ma Danu (wajar ternya setelah kutanya sana sini), dan yang pasti pencemburu. Kalo aku gendong Danu atau motong kuku Danu, ia akan nangis. Aku gandengan ma ayah dan dia tidak digandeng, pasti nangis dan melepaskan tangan ayah,hehe.

Lucu banget yang kemarin, setelah mandi kupakein sepatu karena aku minta Danu agar ia momong adiknya keluar, di depan. Emaknya mau nyetrika. Kupakein jilbab trus aku bilang "main sama mas Danu ya di luar. Bunda mau nyetrika. Dia kayak ngerti perintah itu maka ia  menggandeng tangan mas Danu ,melangkah keluar. Sepulang dari main, roknya melorot haha daan ia langsung lepas jilbab. Persis kayak aku (bukan yg bagian rok mlorot lho ya) ,kalo dr bepergian dan sampe rumah langsung bongkar jilbab, gerah men! Kalau mau keluar Haifa nyodorin jilbab agar dipakein.Hwa..nalarnya jalan, syukuuur alhamdulillah.

Pokoknya, biarpun kita suka esmosi jiwa karena bete, lelah, cape, dsb dsb tapi kalo liat anak berkembang normal, lucu, dan menggemaskan, semua bakal lewat,deh. Maka beruntunglah bisa bekerja di rumah jadi tetep bisa masak enak, and anak terurus. Bagiku rugiii banget kalo sampe gak merhatiin tumbuh kembang anak. Hari ini merangkak, esok jalan, perubahan2 kayak gini nih yg bikin amazing. Kalau aku bekerja, walah gak kebayang betapa...ah sudahlah. Yang pasti gak bisa memerhatikan step by step tumbuh kembangnya secara full.


INi foto Haifa lagi akan disupain mama Mas Danu tetapi menolak, ia ingin makan sendiri.
Hai, aku sudah bisa makan sendiri,lho! Aku senang bisa makan sendiri, aku ingin jadi anak yang mandiri! Memang,sih susah tapi namaku ,kan ABINAYA yang artinya selalu semangat maka aku selalu semangat mencoba, aku gak pernah menyerah seperti Bundaku. Kalau aku menyerah, Bundaku pasti marah. Jangan jadi anak cemen, katanya! Hu, baiklah! Haifa mau jadi anak yang mandiri dan selalu bersemangat.

Sabtu, 02 Juli 2011

Haifa 1 Tahun

Rasanya baru kemarin, Tim Dokter di RSIA Hermina membuatku mati rasa lalu membelah perutku (horor hehe) dan mengeluarkan seorang makhluk yang enggak begitu cantik namun sangat keren (heu). Ternyata waktu setahun itu sangat cepat,ya. Kini, Makhluk itu super lincah, sehat ,dan tumbuh normal. Ya, dia sudah berumur satu tahun karena 2 Juli 2010 dia muncul ke bumi yang kian panas ini. Ya, ampuun, ternyata jadi emak tuh amazing banget. Sumpeh, inilah profesi yang paling mulia yang disandang wanita. Baru melewati milad pertama anaknya saja sudah berasa bengat amazingnya. Apalgi kalo anak sampe lulus TK, SD, Kuliah dan menikah. Heuh, sudahlah, sekarang mari kita bercerita tentang 1 tahunnya Haifa.

Pagi-pagi, Aku ke pasar untuk berbelanja bahan-bahan bikin tumpeng. Ya, kami sudah merencanakan bikin tumpeng di hari jadi Haifa. Rencananya tumpeng barbie tetapi karena tanggal 1 gak sempet keluar rumah untuk beli boneka barbie jadi ya bikin tumpeng biasa saja. EH, pas nasi mateng,emaknya gak mau ribet nyari loyang untuk tumpeng jadi seketmunya loyang aja, loyang cinta,deh. Filosofinya, tumpeng ini dibuat dengan cinta *padahal dengan duwit :p

Jebret jebret! jadi deh tumpengnya

 Gak bisa diam, inginnya mengacak-acak tumpeng.

Nangis karena dipaksa diam.

Selasa, 14 Juni 2011

...And The Winner Is Haifa Abinaya!

Segala sesuatu memang ada hikmahnya. Termasuk jatuhnya Fafa yang bikin dia muntah. Hal tersebut memkbuatku mengunjungi Hermina. Dan saat sedang menunggu masuk IGD kubaca tentang pengumuman Lomba Balita Sehat. Wow, udah mefet banget waktunya, bentar lagi tutup (dua atu 3 hari lagi kayaknya) Ya udah aku langsung baca persyaratan sekilas trus membeli formulir. Pas mau menyerahkan formulir ditanya petugas, fotonya mana bu? aku jawab, wah belum bawa. Besok saja,ya. Akhirnya formulir kubawa pulang. Trus bikin planning bikin foto. Ternyata ada dua versi brosur, berbeda pada syarat penyerahan foto,hal ini bikin hopeless. Hampir saja aku membatalkan ikut tetapi mengingat biaya pendaftaran 85 rb jd ya aku nekad ajah. Untuk mendapat info jelas, aku menelpon Hermina.Akhirnya dapat info yang lebih jelas. Jepret-jepret di halaman rumah dan diteras hahaha. Wis pokoke potone ora nggenah bila dibandingkan dengan peserta lain yang made in studio foto. Kubawa lari (kagak ding, naek motor)ke studio foto, dicetak dan diserahkan ke Hermina di hari penutupan pendaftaran hehe.

1 hari sebelum hari H, aku ditelpon Hermina agar esok datang jam sekian. Esoknya aku gak semangat banget. Wis, pokoke hampir gak berangkat deh. Apalgi aku belum tau gimana nanti lombanya. Takutnya Haifa disuruh ngapain gituh. Jiah, dia kan masih takut2 ma orang lain jadi mana mungkin menang. Tapi lagi-lagi inget besarnya biaya pendaftaran jd memaksakan diri untuk datang.

Sampai di sana mendaftar ulang, ditimbang, diukur kepala, tinggi,dll. Lalu diserahkan ke dokter untuk diperiksa kesehatannya lalu ke dokter gigi untuk dicek giginya. Pas ditimbang dan diperiksa dokter, Haifa nangis. Mana nangisnya kuenceeeng banget. Kata dokter,sih gini "ini dari pagi bayi pada nangis pas diperiksa" hihihi doh kebayang puyengnya dah tuh dokter. Tangis bayi kan melengking. padahal puluhan bayi. Tetapi pas di cek gigi, Haifa enggak nangis. Malah alatnya itu digigit hihihi.

Sambil nunggu pengumuman, panitia mengadakan lomba kecil-kecilan. Mulai dari memasang popok, lomba merangkak, dll. Untuk kategori 6-12 bulan,lombanya cepet-cepetan memakaikan pemper pada bayi. Ini lombanya si Ayah. Dan lomba kedua lomba merangkak. Pada lomba memakai pempers ,Ayah kalah telak :toe: wis gak usah diceritain deh :P Pada lomba merangkak, Haifa nomor satu. O iyah, Bayi sekarang canggih-canggih, maunya dipancing pake HP dan kamera,lho. Lihat deh poto-poto di bawah nanti.

Nunggu pengumuman agak lama, bosan, bahkan kami hendak pulang saja. Tetapi aku sabar-sabarin, aku ke lantai paling bawah, beli minum dan ngobrol ma Ayah sambil ajak main Haifa. Tiba-tiba ditelpon
"Bu, ibunya Haifa ya?"
"Iya."
"Posisi di mana?"
"Di bawah"
"Cepat ke atas bu, sedang ada pengumuman!"
Gyaaaa! iki piye tho, katanya pengumuman jam 12 tapi jam 11 kok sudah pengumuman. Wah, jangan-jangan menang nih kok sampe dipanggil segala.
Pas sampe atas, para jura dah pada turun. Trus MC bilang, "Haifa sudah ada?"
Aku langung ngibrit ke panggung. MC nya teriak-teriak, walah ibu kemana aja bla bla...Ini dia juara satunya,Haifa!"
Wah, aku senyum lebar sampe gak bisa nutup. Reflek ajah senyum lebar terus. Hahaha, dudul. Bener-bener mengejutkan! Kok bisa menang,sih?! Mana aku cuman pake jilbab kaos, gamis yg enggak bagus. Wis pokoke kayak mau ke pasar,deh. Suamiku apalgi, kaosnya udah...wis pokoke pakaian rumah deh. Hihihi. Habis gak nyangka bakal seperti ini,sih. Nanti kalo final mau pake baju resmi,deeeh.

Karena Haifa juara satu (kategori 6-12 tahun) maka tgl 3 juli berhak ikut final di Hermina jatinegara. Doakan menang yaaa...



Jadi supaya bayinya anteng ketika dipakein pemper, harus disogok pake HP. Haifa juga hihihi. Bayi canggih,ya.
 Si Ayah terlalu memerhatikan kerapin jd kalah deh :p

Hadiah untuk juara satu!

The Winner dia antara hadiah-hadiahnya.


Piala

Kamis, 09 Juni 2011

Haifa Menulis

Kemarin, setelah dari tanah abang aku menulis haraga pada label. Haifa memerhatikan. Usai aku menulis ,ia ambil pulpen dan label serta sebuah nota pembelian. Dan mulai deh ia menulis. Subhanallah. Sampe sekarang, aku masih heran,kok bisa ya. Hasil tulisannya berupa coretan, belum aku foto. Tapi aku janji hal itu akan kuabadikan. Cara memegang pulpen juga tidak salah-salah amat. Malah amat noh yang banyak salah :P Ini dia proses menulis haifa


 Duh ,serius amat nak, Ngitung apa sih?

Haifa Turun dari Tempat Tidur

Pernah jatuh sekali dan ternyata hal itu membuat banyak belajar. Dia tidak akan sembarangan menjatuhkan diri dari tempat tidur. Terlebih dahulu ia akan melihat ke bawah tempat tidur. Kalo sekiranya ia tidak bisa turun maka ia akan kembali ke tengah tempat tidur.Good baby. Maka sekarang, kami tak was was lagi meninggalkannya di tempat tidur sendirian. Suatu kali aku menidurkannya di siang hari, aku pun tertidur. Ia terbangun lalu berbaring di pinggir tempat tidur, setengah sadar, aku menghalanginya agar tidak jatuh. Beberapa saat kemudian, aku dengar suara barang di acak-acak plus sebuah cerarcau yang tidak jelas, Tentu saja itu anakku ngoceh. Ku tengok, masya Allah, Haifa sudah di bawha tempat tidur. Ketika kulihat ia nyengir memperlihatkan giginya yang sering menggigit itu. Wah wah, ia turun dari tempat tidur sendiri!

Pagi-pagi, pas aku dan suamiku sedang membuat video, tiba2 ia nungul di pintu kamar. Kami terbahak melihat hal itu dan acara bikin video batal karena gantian menshoot haifa. Ya, Haifa kami taruh kembali di tempat tidur dan dipancing agar turun. Tau lah kami, caranya gimana ia turun tanpa jatuh. Subhanallah walhamdulillah, setiap bayi memang hebat! Bayi adalah pembelajar sejati. Ia tidak mau jatuh ke lubang yang sama dua kali
Namun, rupanya ia punya hobi mendorong benda2 ke pinggir kasur lalu menjatuhkannya dengan senang hati,termasuk hp. So, hpku sakit-sakitan sekarang ini. Dan mendorong bantal membuatnya jatuh dari tempat tidur. Bantal kan lebar jadi dia dorong dan ketika di pinggir, ia tidak menyadari bahwa bantal sudah diujung jurang kematian *halah* dia terus dorong dan ia pun terjatuh. Hal itu terjadi ketika aku sedang ketiduran. Ia muntah. Aku heboh hampir pingsan *halah lagi* dan kubawa ia ke dokter, alhamdulillah she was fine!

Ini hanya ada 3 foto step by step dia turun dari tempat tidur. karena kalo ada orang di bawahnya (lihat danu tuh) ia akan segera ke tengah tempat tidur sambil tertawa-tawa ke GR-an



Haifa Menyapu

Insya Allah jadi anak yang rajin dan sholihah ya,nak. Meskipun tukang iseng ,tetapi Haifa pinter menyapu hohoho...